Searching...


muchimin

Orang Jawa yang dikenal sebagai masyarakat berbudaya tinggi hendaknya kembali membangun citra. Etos kerja masyarakat Jawa, yakni sepi ing pamrih dan rame ing gawe merupakan dasar bagi manusia untuk memperindah dan menghias dunia, atau sering disebut Memayu Hayuning Bawono.
Sikap memayu hayuning bawono ini berarti memberikan kontribusi menyelamatkan dunia. "Sikap sepi ing pamrih merupakan kombinasi suatu kemantapan hati yang tenang, kebebasan dari kekhawatiran diri, dan kerelaan diri untuk membatasi diri pada peran di dunia yang telah ditentukan,"
Untuk bisa mencapai sepi ing pamrih, manusia harus eling (ingat), waspada, pracaya (mempercayakan diri pada Yang Illahi), dan mituhu (percaya kepadaNya). Hal itu berjalan seiring dengan rame ing gawe, yaitu suatu sikap memenuhi kewajiban dengan tenang dan setia.

22 Januari 2013

Filosofi Kupu-Kupu

Selasa, Januari 22, 2013

Ilmuwan paling terkemuka abad-20, Albert Eisntein mengatakan, "Hanya orang-orang gila yang mengharapkan hasil berbeda tetapi menggunakan cara-cara yang sama."

Filsafat Kupu-Kupu

Kami belajar pada kupu-kupu. Bukankah kupu-kupu terlihat elok rupawan dan memukau banyak mata? Padahal, awalnya dia hanya seekor ulat yang menjijikkan. Tapi setelah ia berubah rupa menjadi kupu-kupu yang cantik, siapa yang tidak suka melihatnya?


Sejarah hidup kupu-kupu Sebelum ia bersalin rupa menjadi elok dan cantik, ia telah melewati berbagai tahap kehidupan. Dulu, ia hanya seekor ulat yang buruk rupa, hidupnya merayap di dahan dan dedaunan, dan kalau tidak beruntung hidupnya berakhir di makan burung atau serangga pemangsanya.

setelah matang menjalani kehidupan sebagai ulat, ia pun mencari tempat yang aman dan berubah menjadi kepompong. Badanya terbujur kaku menggantung di dahan dan dedaunan. Ia tak peduli walau siang hari panas terik menyengatnya, dan malam hari dingin menusuknya. Bahkan tak jarang hujan dan badai menerpanya. Ia tetap kokoh di tempatnya bersemedi untuk berubah menjadi diri yang baru, diri yang penuh pesona keindahan.


Beberapa waktu kemudian, akhirnya keluarlah ia dari kepompongnya menjadi diri yang sama sekali baru, indah memukau dengan sayap barunya dan tubuh yang cantik, jauh beda dari wujut semula. Dan kini ia telah mencari kuntum-kuntum bunga yang indah untuk menghisap sari bunga dan menebarkan telur-telur penerus kehidupannya.


Begitulah metamorfosis sang kupu-kupu: dari telur ia menetas menjadi ulat, dari ulat ia menempa di dalam kepompong, dan dari kepompong lalu lahirlah kupu-kupu yang indah menawan. Tahap kehidupannya ia jalani dari generasi ke generasi, tanpa ada satu tahap pun yang dapat ia lompati. Tak ada seekor kupu-kupu manapun yang langsung menetas dari telur, malainkan keluar dari kepompongnya.


Demikianlah, saya terus mengembangkan Blog kesayangan ini. Mungkin awalnya hanyalah "seekor ulat" yang tanpa arti. Tetapi tekad dan kerja keras saya terus membawa perubahan itu. Dan tentu para sahabat melihat perubahan itu. Seperti seekor kupu-kupu, tentu kami akan terus berubah menjadi indah dan menawan.




Bagi saya, hidup bukan hanya sekedar bertahan hidup. Ketika kita hidup tidak bertumbuh, maka pada hakekatnya kita sudah mati. Karena itulah Rasulullah SAW dalam hadistnya bersabda, "Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin rugilah ia. Dan barangsiapa yang hari ini lebih baik dibandingkan hari kemarin dialah yang beruntung."


Ilmuwan paling terkemuka abad-20, Albert Eisntein mengatakan, "Hanya orang-orang gila yang mengharapkan hasil berbeda tetapi menggunakan cara-cara yang sama."


Ya, semoga kupu-kupu terus mengilhami saya. Saya telah rela menjadi "ulat" yang buruk rupa dan dicerca. Saya pun telah sanggup menjalani kehidupan sebagai kepompong yang tak berdaya. Kini, saya akan menjadi kupu-kupu yang elok rupa..


.mimbar kradenan

Album Foto Peting-Kradenan:

Bagikan artikel:






Filosofi Kupu-Kupu
Judul :Filosofi Kupu-Kupu
Deskripsi : filsafat kupu-kupu,Ilmuwan paling terkemuka abad-20, Albert Eisntein mengatakan, Hanya orang-orang gila yang mengharapkan hasil berbeda tetapi menggunakan cara-cara yang sama.
Rating : 5.0 stars based on 910 reviews
Silahkan bagikan artikel tentang Filosofi Kupu-Kupu ini kepada teman-teman anda dengan meng-KLIK tombol dibawah ini. Jangan Lupa berikan komentar anda !, komentar anda akan sangat membatu untuk kemajuan dan kelangsungan blog ini Terimakasih !
DMCA.com Protection Status
  • ARTIKEL TERKAIT
  • KOMENTAR BLOGGER (8)
  • KOMENTAR FACEBOOK
  • DONASI

8 comments:

  1. Terimakasih telah membuat blog ini.. Mengingatkan saya untuk terus belajar, berjuang, seperti kupu-kupu yang cantik.. :)

    BalasHapus
  2. i'm like salam sukses buat anda

    BalasHapus
  3. Mohon izin share tulisan anda sangat bgs.
    Jazakumullah.

    BalasHapus
  4. sampai sekarang dn entah sampai kapan,secara filosofi,jalan kehidupan kupu2 mungkin pernah aq alami,tapi keaneh han yang aq temui,dari tempat dan waktunya sulit di pahami,meski kemungkinan sll ada.sekarang pun jarak pandang 3meter di atas kepala malam ini dari tadi,,,msh aq lihat.bagaiman logika menjelas kan kupu2 di malam hari di sebuah gedung (emporium pluit mall) lantai dua(3hr yg lalu).dan hal seperti sering aq temui.

    BalasHapus
  5. banyak hal anech yang aq jumpai,tentang kupu2,termasuk sekarang,sekitar 3meter di atas kepala.yang aq pertanyakan malam hari.sedangkan aktifitas kupu2 siang hari.dua hari yg lalu juga malam hari lantai dua di sebuah gedung (emporium pluit).

    BalasHapus

Silahkan Tinggalkan PESAN dan KESAN sahabat setelah membaca Artikel ini >>
1. LINK AKTIF tidak diperbolehkan di komentar ini.
2. Mari berbagi, berdiskusi dengan berkomentar yang efektif dan membangun
3. Berkomentar hari ini, maka hari itu juga saya akan berkunjung ke Blog sahabat



Filsafah Jika seseorang hidup dengan lurus dan benar, meskipun ia mencari nafkah dengan susah payah, merawat kehidupan keluarganya dengan sederhana, dan ia masih tetap menyisihkan sebagian hartanya, yang sangat terbatas itu untuk ia danakan, maka, kemurahan hatinya sungguh jauh lebih besar, dari pada seribu pengorbanan yang lain. Donasi anda sangat membantu dalam pengembangan Blog ini Terimakasih No. Rek BRI : 723901000238502 - M. Muchimin
Apakah artikel dalam blog ini akurat dan dapat dipertanggung jawabkan?
Mohon maaf, blog merupakan sarana untuk bertukar informasi, bertukar opini dan bahkan sarana untuk menulis buku harian.
Saya tak menjamin keakuratan informasi dalam blog ini karena sebagian artikel merupakan pendapat saya pribadi, pengalaman saya dan hal-hal lain yang tak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
Hendaknya anda jangan menjadikan blog ini sebagai acuan sumber informasi akurat anda, blog ini berisi artikel yang berupa opini yang belum tentu kebenarannya.